This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, July 8, 2015

MOS DAN PESANTREN KILAT 2015

Hari ini Rabu 9 Juli 2015, adalah hari pertama peserta didik masuk di SMP 2 Demak. Kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah ini sudah dijadwalkan dan diprogramkan oleh pihak sekolah. Meski hari pertama masuk ke sekolah di bulan Ramadhan, tapi semangat para peserta didik dan para pendidik tak kan surut. Hal ini dapat dilihat dari ketepatan waktu berangkat dan wajah-wajah yang dipenuhi rasa gembira. Kegiatan pertama yang akan di laksanakan adalah MOS (Masa Orientasi Sekolah) dan Pesantren Kilat. Untuk peserta didik baru mengikuti kegiatan MOS selama tiga hari dan untuk peserta didik kelas 8 dan 9 mengikuti kegiatan pesantren kilat yang dilaksanakan selama tiga hari juga. MOS merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti peserta didik baru. Pada kegiatan ini peserta didik akan dikenalkan tentang beberapa hal yang berkaitan dengan sekolah. Hal-hal tersebut harus diketahui peserta didik baru agar dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah. Secara rinci materi yang disampaikan diantaranya tentang Akademik, sarana prasarana, adiwiyata, kesadaran hukum, perpustakaan, ahlak mulia dan OSIS. Kegiatan terakhir pada MOS adalah pentas seni dan Placement Test. Kegiatan Placement Test merupakan tes yang digunakan memetakan kompetensi peserta didik baru. Kegiatan selanjutnya adalah pesantren kilat. Pada kegiatan ini peserta didik diharapkan mampu menyerap materi yang disampaikan oleh penyaji sehingga mereka lebih bisa mamaknai tentang ilmu agama yang selama ini mereka pelajari. Kegiatan pesantren kilat ini diikuti oleh peserta didik kelas 8 dan kelas 9.

Saturday, May 2, 2015

Hardiknas 2015

Salah satu hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia adalah Hari Pendidikan Nasional. Pada hari itu seluruh bangsa memperingati arti sebuah perjuangan yang dialami bangsa Indonesia didalam dunia pendidikan. Sebuah perjuangan yang mana para pendahulu bangsa berusaha meningkatkan harkat dan martabat bangsa melaui pendidikan, karena pendidikanlah yang bisa merubah nasib suatu bangsa. Sejarah Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei setiap tahunnya. Pada hari itu seluruh bangsa Indonesia mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk pendidikan di Indonesia. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, itulah slogan yang sering kita dengar di republik tercinta ini. Pahlawan tidak selalu identik dengan mengangkat senjata dan berperang meski sebagian besar penafsiran menyatakan bahwa pahlawan adalah orang yang berjasa membela negara melalui medan perang. Namun sesungguhnya siapa saja yang telah berjasa membawa bangsa ini menuju kemajuan baik dibidang sosial, budaya, teknologi, kesehatan, pendidikan dan lain-lain yang kesemuanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia maka patut kiranya kita beri julukan sebagai pahlawan. Salah seorang pendahulu yang berjasa memajukan pendidikan di Indonesia adalah Ki Hajar Dewantara. Ia lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889 dan diberi nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat yang berasal dari keluarga di lingkungan kraton Yogyakarta. Riwayat pendidikan Ki Hadjar Dewantara diawali dari menamatkan Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda), kemudian ia melanjutkan ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) namun karena sakit ia tidak sampai tamat. Ia kemudian menjadi wartawan di beberapa surat kabar. Beberapa surat kabar tersebut diantaranya Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer dan Poesara. Karya-karya Ki Hajar Dewantara sangat komunikatif dan tajam sehingga mampu membangkitkan semangat patriotik dan antikolonial bagi rakyat Indonesia saat itu. Pendidikan adalah hak segala bangsa, hal ini telah tercantum dalam undang-undang. Pada saat ini masyarakat sudah banyak merasakan pendidikan. Namun kadang masih ada beberapa masyarakat yang beranggapan bahwa pendidikan itu mahal. Pada saat ini banyak program-program pemerintah yang sudah mendukung untuk kemajuan pendidikan di negeri ini. Pemerintah sudah mengalokasikan anggaran yang sangat besar untuk dunia pendidikan, oleh sebab itu hendaknya para pemangku kebijakan menggunakan anggaran itu yang tepat guna. Lalu bagaimanakah makna hari pendidikan nasional sekarang ini? Apakah kita masih harus berjuang untuk mendapatkan pendidikan yang layak? Tentu saja jawabannya iya. Pada saat ini masih terlampau banyak permasalahan pendidikan yang hingga kini belum terpecahkan dengan baik, mulai dari terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, penyelenggaraan Ujian Nasional yang penuh kontroversi hingga biaya pendidikan perguruan tinggi yang menjulang tinggi. Berangkat dari permasalahan itu semua, hendaknya niat baik dimulai dari diri sendiri, yaitu niat untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Jika setiap insan sudah punya niat baik untuk hal tersebut, maka bangsa Indonesia akan maju. Sebagai siswa salah satu cara untuk menghargai jasa para pahlawan adalah dengan menggunakan waktu untuk belajar sehingga diharapkan cita-cita para pahlawan akan tercapai. SMP 2 Demak sebagai lembaga pendidikan formal telah menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan tersebut merupakan agenda yang harus dilaksanakan. Banyak makna yang terkandung dari pelaksanaan upacara bendera. Dalam kegiatan upacara tersebut para peserta didik bisa mengerti tentang pentingnya pendidikan dalam kehidupan, menghargai jasa para pahlawan dan tentunya mendengarkan amanat dari Pembina upacara yang berkaitan dengan pendidikan. Dalam pelaksanaan upacara tersebut Bapak Kepala Sekolah selaku Pembina Upacara membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional. Tidak lupa Bapak Kepala Sekolah juga mengingatkan kepada peserta didik untuk belajar dengan giat terutama peserta didik kelas IX yang akan melaksanakan Ujian nasional pada Senin 4 –7 Mei 2015. Semoga dengan adanya kegiatan ini para insan pendidikan selalu diingatkan akan pentingnya pendidikan bagi suatu bangsa.

Wednesday, April 22, 2015

Peringatan Hari Kartini

Peringatan Hari Kartini dilaksanakan setiap tanggal 21 April untuk setiap tahunnya. Pada tahun ini SMP 2 Demak, yang dikomando oleh Bapak Sugeng Budi selaku wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan berencana mengadakan hari peringatan tersebut. Pada tahun ini kegiatan peringatan hari Kartini dilaksanakan pada hari Rabu 22 April 2015. Untuk memeriahkan acara peringatan tersebut, sekolah dalam hal ini adalah OSIS mengadakan beberapa lomba, diantaranya; fashion show, merias, dan mading yang bertemakan RA Kartini. Acara peringatan tersebut sangat meriah, siswa-siswa mengikuti dengan penuh semangat. Banyak hal yang didapat dari kegiatan ini diantaranya mengenalkan tentang siapa RA Kartini dan mengapa harus diperingati. Pada lomba fashion show ini, setiap kelas mengirimkan sepasang siswa untuk tampil mengenakan busana adat Jawa. Tidak hanya itu, untuk melatih mental para peserta, setiap pasangan naik ke atas mimbar dan berorasi atau berpidato yang bertemakn tentang Kartini. Lomba fashion show ini diadakan didepan gedung utama. Selanjutnya adalah lomba merias, pada lomba ini diwakili oleh masing-masing kelas dan setiap kelas diwakili 3 siswa yang terdiri dari dua perias dan satu siswa yang dirias. Lomba rias wajah ini diadakan di aula SMP 2 Demak. Lomba berikutnya adalah lomba mading (majalah dinding), lomba ini bertujuan untuk melatih siswa untuk belajar menulis tentang puisi, perpen, artikel dll. Selain bertujuan untuk elatih siswa untuk menulis, lomba mading ini juga mengajarkan siswa untuk memanfaatkan barang-barang bekas untuk menghias mading mereka masing-masing. Hal ini bertujuan agar dimasa yang akan datang mereka bisa memanfaatkan sesuatu yang terbuang menjadi barang yang bernilai. Dengan peringatan Hari Kartini peserta didik diharapkan tidak hanya sekedar tahu sejarah Kartini saja, tetapi mereka bisa belajar dan meneladani Kartini dengan menunbuhkan semangat Kartini dengan mengukir prestasi. Mereka juga diharapkan dapat menghargai jasa para pahlawan dengan rajin belajar dan semakin peduli terhadap orang-orang serta lingkungan di sekitar mereka, sehingga diharapkan akan tumbuh pejuang-pejuang pendidikan Indonesia di masa depan yang cerdas, jujur, peduli, dan berakhlak mulia.

Monday, April 13, 2015

Kirab Budaya 2015

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta. Budaya berasal dari kata buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (berarti budi atau akal), diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari bahasa latin yaitu Colere dan berarti mengolah atau mengerjakan. Selain itu Colere juga bisa diartikan sebagai mengolah tanah atau bertani. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Indonesia sering juga meyebutnya "kultur". Demak merupakan salah satu kota budaya. Kota ini menyimpan banyak sejarah karena kaitannya dengan Kesultanan Demak. Sebagai pusat penyiaran agama Islam di Jawa, di kota Demak banyak ditemukan tempat-tempat bersejarah diantaranya Masjid Agung Demak dan makam Sunan Kalijaga (salah satu Wali Songo). Dua tempat ini sering dikunjungi para peziarah dari berbagai kota di pulau Jawa dan bahkan dari luar jawa. Banyaknya budaya yang tersebar di kabupaten Demak, pemerintah daerah dalam hal ini adalah Bupati Demak mempunyai gagasan yang bertujuan untuk menunjukkan potensi kebudayaan Demak yang tersebar di seluruh penjuru Demak. Kirab Budaya adalah salah satu contohnya, kegitan ini dilaksanakan setiap tahun yang bertujuan untuk menunjukkan budaya dan kebudayaan masyarakat Demak dan juga berupaya untuk melestarikan budaya tersebut. Pada tahun ini SMP 2 Demak sebagai lembaga pendidikan ikut serta dalam kegiatan tersebut. Kegiatan yang salah satunya diikuti siswa SMP 2 Demak ini dilaksanakan pada tanggal 12 April 2015. Pada pelaksanaan tahun lalu SMP 2 Demak mendapat peringkat 1 dalam penilaiannya. Harapan dari sekolah, prestasi ini bisa dipertahankan. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu ini ternyata ada sedikit kendala. Hari itu hujan sangat deras, beberapa peserta didik dari sekolah lain tidak kuat akan dingin dan derasnya hujan. Peserta didik dari SMP 2 Demak yang dipimpin oleh Bu Sindang Sriyati, S.Pd berusaha memberi semangat kepada peserta didik untuk tetap bertahan. Kegiatan-kegiatan seperti Kirab Budaya tersebut hendaknya dipertahankan untuk waktu-waktu yang akan datang. Kegiatan ini juga mempunyai makna untuk meningkatkan rasa cinta dan bangga kepada Kabupaten Demak. Semoga kegitan-kegiatan selanjutnya bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat Demak dan Pemerintah Kabupatern Demak.