This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, April 3, 2015

Kirab Budaya 2016

Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang telah mendunia. Ribuan corak, motif, teknik penciptaan tersimpan di Nusantara. Hampir di setiap sudut negeri ini menyimpan pesona batik yang memiliki khas untuk setiap daerahnya. Tak terkecuali di Kabupaten Demak. Kota Wali tercinta ini juga mempunyai citra batik khas pesisiran yang pantas diapresiasi. Keindahan dan gemerlapnya batik di nusantara inilah yang diangkat tim Kirab Budaya dari SMP 2 Demak pada tahun 2016. Tim kirab budaya SMP 2 Demak mengusung tema “Kemilau Batik Nusantara” ini, mengekspresikan pesona batik melalui tari dalam bentuk Tari Batik. Tarian ini menggambarkan proses penciptaan batik oleh gadis-gadis Indonesia. Dengan balutan busana batik yang beraneka warna coraknya, sekitar 50 penari peserta didik SMP 2 Demak ingin menyampaikan pesan bahwa batik merupakan warisan budaya nusantara yang harus dijaga eksistensinya. Iringan tari ini dimainkan oleh 10 peserta didik yang tergabung dalam ekstrakurikuler karawitan SMP 2 Demak, dalam dinamika tetabuhan gamelan jawa yang menggugah rasa budaya. Melalui sajian Kirab Budaya 2016, SMP 2 Demak menyampaikan kepada kita semua untuk tetap teguh melestarikan warisan budaya bangsa. Batik tidak sekedar busana, tetapi batik adalah filosofi dan nilai yang tak terhingga dari Indonesia. Memalui kegiatan ini mari kita lestarikan batik nusantara, yang akhirnya akan menjadikan batik sebagai kekayaan bangsa yang mendunia dan menjadi penanda peradaban dunia.

Wednesday, April 1, 2015

Seminar Nasional Hari Jadi Demak

Masyarakat Jawa tidak asing untuk perangkat musik yang bernama gamelan, karena alat musik ini sudah sering kali terdengar dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, masyarakat tahu benar alat musik tersebut. Begitu juga dengan masyarakat Demak itu sendiri sudah tidak asing lagi dengan yang namanya gamelan. Gamelan Jawa sudah tidak hanya terkenal di Indonesia saja. Bahkan gamelan ini sudah terkenal sampai manca negara. Jadi, alangkah ironis sekali jika kita bangsa Indonesia yang memiliki budaya tersebut malah tidak melestarikannya. Berangkat dari hal tersebut, SMP 2 Demak sebagai sebuah lembaga pendidikan formal, selain fokus pada pendidikan akademik juga fokus pada pelestarian budaya dalam hal ini adalah pelestarian gamelan. Salah satu ekstrakurikuler yang ada di SMP 2 Demak adalah karawitan. Hal ini bertujuan agar peserta didik mengenal budaya Indonesia dan berharap kelak mereka akan melestarikan budaya tersebut. Untuk menjaga eksistensi karawitan di sekolah ini, tim karawitan SMP 2 Demak sering mengisi acara-acara yang berkaitan dengan pelestarian budaya lokal. Pada hari ini 2 April 2015, tim karawitan SMP 2 Demak mendapat undangan untuk tampil di Pendopo Kabupaten Demak dalam rangka Seminar nasional dengan tema "Menggagas Demak Sebagai Tujuan Wisata Religi". Seminar yang dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Bupati Demak diawali dengan penampilan tim karawitan SMP 2 Demak yang selama ini dibimbing oleh Bapak Soendjojo. Semoga dengan adanya kegiatan-kegiatan yang menyertakan pelestarian budaya lokal menjadikan masyarakat Demak semakin mencintai budaya Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya, dan untuk peserta didik akan semakin menambah mencintai dan merasa memiliki dan pada akhirnya akan berusaha untuk melestarikan budaya tersebut.

Monday, March 16, 2015

SEKOLAH SEHAT

Sekolah merupakan sebuah lembaga pendidikan formal yang berfungsi sebagai tempat mendidik anak, meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya. Selain itu sekolah merupakan tempat untuk mendapatkan berbagai hal yang berkaitan dengan bekal anak untuk dimasa yang akan datang. Disela-sela kegiatan yang sangat padat, sekolah juga memberikan pemahan dan pengenalan menditail mengenai lingkungan. Pembelajaran tentang kesehatan lingkungan dapat diperoleh siswa dari berbagai macam kegiatan diantaranya, senam sehat yang dilaksanakan setiap hari Jum'at, kebersihan dalam bentuk kerja bhakti. Disamping kegiatan-kegiatan tersebut, sekolah juga mengadakan IHT (inhouse Training) untuk siswa-siswa dengan materi kebersihan dan kesehatan lingkungan. Berikut ini adalah beberapa cara yang perlu dilakukan untuk memelihara lingkungan sekolah antara lain: Menyusun dan memasyarakatkan perogram sekolah hijau Mendaftar atau menginvestasikan dan melaksanakan perogram sekolah hijau Melaksanakan tata tertib atau peraturan tentang kebersihan sekolah Mengembangkan berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan Mengadakan pengawasan tentang penegakan kedisiplinan untuk kebersihan sekolah Mengadakan gerakan kebersihan lingkungan sekolah Memanfaatkan hari-hari nasional untuk gerakan kebersihan lingkungan Pada tahun ini sekitar bulan April 2015, SMP 2 Demak mengikuti lomba sekolah sehat. Dalam mengikuti lomba ini, sekolah tidak semata-mata hanya ingin mendapatkan juara atau pemenang. Hal yang terpenting sekolah bisa menjaga eksistensinya dalam menjaga lingkungan sekolah agar bersih dan menjadi tempat yang nyaman untuk mencari ilmu. Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan lomba tersebut, SMP 2 Demak sudah mempersiapkan jauh-jauh sebelumnya. Persiapan itu meliputi dokumentasi kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan. Semoga dengan mengikuti lomba-lomba semacam ini SMP 2 Demak akan semakin maju prestasinya tanpa meninggalkan kesehatan atau kebersihan sekolahnya.

Wednesday, March 4, 2015

LPIR 2015-BALI

Prestasi merupakan sebuah anugrah yang patut disyukuri. Pada tahun 2015 ini SMP 2 Demak cukup berbangga hati karena wakil dari sekolah mampu membawa nama baik di tingkat nasional. Berikut ini adalah sepenggal cerita Muning dan Dita selama lomba berlangsung. Pada tanggal 25-29 Oktober 2015 dua siswa SMP 2 Demak mengikuti ajang yang sangat bergengsi yaitu LPIR tingkat nasional yang diselenggarakan di Bali. Sebelumnya pada tanggal 22-25 Oktober 2015 Muning dan Dita mengikuti pembinaan di Semarang selama tiga hari yang didampingi oleh pembina KIR SMP 2 Demak, Bapak Eka Purjiyanta, M.Pd. Materi pembinaan itu tentang persiapan tentang segala sesuat untuk lomba di Bali yang diikuti oleh peserta KIR yang lolos tingkat nasional. Pembinaan itu dibimbing langsung oleh para dosen dan praktisi pendidikan. Pada tanggal 25 Oktober 2015, rombongan finalis dan pembina dari Jawa Tengah berangkat menuju bandara untuk terbang ke Denpasar, Bali. Pada sore hari Muning dan Dita sampai di Denpasar dan langsung menuju hotel tempat diselenggarakannya lomba. Setelah pembagian kamar hotel, mereka istirahat sebentar sebelum malam pembukaan LPIR dimulai. Pukul 19.00 WITA, semua peserta dari berbagai wilayah di Indonesia berkumpul di aula untuk mengikuti malam pembukaan dan pengambilan nomor undi peserta. Mereka mendapat nomor undi 16. Acara berakhir sampai larut malam kemudian Muning dan Dita istirahat. Pada tanggal 26 Oktober adalah hari yang mendebarkan bagi mereka, karena hari itu adalah jadwal presentasi di depan juri. Semua keperluan telah mereka persiapkan dari mulai bahan presentasi sampai prototype alat yang kami buat dengan bantuan pembina mereka. Presentasi berjalan dengan lancar. Setelah semua kegiatan selesai, Muning dan Dita istirahat dari kegiatan yang melelahkan. Pada 27 Oktober, diadakan pameran penelitian yang diikuti oleh peserta dari bidang teknologi dan beberapa peserta dari bidang IPA. Pameran penelitian diadakan di halaman hotel. Kegiatan dari pameran penelitian ini sebagai pengenalan produk yang dibuat dan memberi kebebasan mencari informasi dari si pembuat karya tersebut. Rabu, 28 Oktober 2015, peserta dan pembina masing-masing mengikuti wisata edukasi untuk mengunjungi beberapa tempat wisata di Bali. Rombongan Muning dan Dita memilih untuk mengunjungi Pantai Kuta, Dreamland, dan pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Bali. Setelah menghabiskan waktu untuk berwisata mereka memutuskan untuk kembali ke hotel untuk mempersiapkan malam penutupan dan pengumuman pemenang LPIR 2015. Pada pengumuman tersebut ada 3 medali emas, 5 medali perak, dan 7 medali perunggu bagi pemenang untuk setiap bidang yaitu IPA, IPS, dan Teknologi. Alhamdulillah SMP 2 Demak dapat meraih medali perunggu berkat kerja keras dan bimbingan dari pembina dan guru-guru. Setelah acara selesai kami kembali ke kamar untuk berkemas dan istirahat. Keesokan harinya kami segera meninggalkan hotel menuju bandara untuk kembali ke Semarang. Demikian cerita duta lomba yang telah membawa nama baik sekolah. Meskipun hanya mendapatkan peringkat 3 pada lomba ini, namun mendapat nomor merupakan penghargaan yang sangat membanggakan. Semoga prestasi ini bisa menambah semangat dan memotivasi rekan-rekan Muning dan Dita di SMP 2 Demak pada khususnya.